Waktu yang Dibutuhkan untuk Merangking Ulang Situs Bermasalah

Situs Bermasalah

Situs bermasalah dalam website anda memnag sangat menggangu jalannya aktifitas sales. John Mueller dari Google menjawab berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menentukan peringkat ulang situs dengan masalah kualitas yang telah diperbaiki.

John Mueller dari Google membahas berapa lama waktu yang dibutuhkan Google untuk merayapi ulang dan memberi peringkat ulang Situs Bermasalah ketika perubahan signifikan pada kualitas laman web telah dilakukan. Di Hangout Google SEO Office Hours, seseorang bertanya kepada John Mueller tentang peringkat tidak stabil di halaman hasil penelusuran (SERP) Google.

Dia menceritakan bahwa Situs Bermasalah yang dipermasalahkan berfluktuasi dari halaman satu ke halaman empat lalu kembali ke halaman satu hasil untuk kemudian kembali ke jurang halaman empat hasil penelusuran Google lagi.

Mueller menjawab bahwa mungkin karena ada masalah kualitas yang perlu diperbaiki pada situsnya.

Dalam pertanyaan lanjutan, anggota yang menanyakan pertanyaan fluktuasi SERP selanjutnya menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan Google untuk memperhitungkan perubahan besar di situs web dan kemudian memberi peringkat ulang situs itu.

Mungkin Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Memperbaiki Masalah Kualitas

Langkah pertama adalah merayapi situs yang diubah dan diperbarui mungkin membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Langkah kedua untuk memahami situs dan tentang semua halaman membutuhkan waktu lebih lama, hingga sekitar empat bulan.

Mueller tidak menegaskan tanggal pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memahami dan memberi peringkat ulang pada situs yang memiliki masalah kualitas tetap. Pernyataannya disertai dengan frasa kualifikasi seperti, “sesuatu seperti itu” untuk menunjukkan bahwa ini mungkin jawaban umum untuk situs web hipotetis.

Jawabannya sangat membantu karena membantu untuk mengontekstualisasikan apa yang terjadi di pihak Google dan untuk dapat mengkomunikasikannya kepada klien atau untuk memahaminya sendiri.

Facebook Analytics ditutup pada 30 Juni

sumber : SEJ